• Integer vitae nulla!

    INILAH NEGERIKU!

    Dimana Kami menginjakan kemerdekaan dengan penuh darah dan cucuran air mata rakyat

  • Wisata Indonesia!

    OBJEK WISATA INDONESIA !

    Di atas terdapat gambar-gambar objek wisata dan kekayaan Indonesia. Dapat kita lihat terdapat candi-candi, bagaimana pesona di sebuah gunung, dan berbagai tempat lainnya...

  • Budaya Indonesia!

    RAGAM BUDAYA INDONESIA !

    Di atas merupakan kekayaan dari bangsa Indonesia, yaitu adanya alat musik khas daerah, tarian-tarian, kain batik, dan lain-lain...

  • Pancasila!

    PEDOMAN BANGSA INDONESIA !

    Pancasila adalah ideologi bangsa dan dasar negara Indonesia, oleh karenanya merupakan landasan idiil bagi sistem pemerintahan dan landasan etis-moral bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pages

Daftar Isi

Bangkitlah Semangat 45

On Senin, 18 Oktober 2010 0 komentar»

Sudah sepatutnya perubahan harus dilakukan untuk bangsa ini jika ingin maju dan berkiprah di dunia internasional. Kita bisa lihat bagaimana akhlak dan moral bangsa ini, tawuran dan aksi-aksi perusakan sudah tidak asing lagi terdengar dimana-mana. Saya sebagai generasi muda sangat prihatin sekali melihat pelajar-pelajar yang masih duduk di bangku SMP saling tawuran dan merusak sarana dan prasarana negara.

Bagaimana bisa maju jikalau masih banyak para pemuda yang kerjaannya hanya main-main, merusak, “nongkrong-nongkrong” atau apalah semacamnya. Banyak diantara kita yang sering mengatakan “maju dong Indonesia, jangan ketinggalan sama negara lain!, masa kalah sama negara-negara lain”

Mungkin banyak yang melontarkan kata-kata seperti itu, tetapi mereka tidak sadar bahwa untuk mencapai itu semua ya harus dimulai dari diri sendiri dulu. Jika kita terus menuntut bangsa ini, tetapi dari diri kita sendiri tidak ada kemauan, ya itu sama saja nihil. Seperti peribahasa mengatakan, tong kosong nyaring bunyinya.

Kita bisa lihat faktanya bahwa pelajar SD saja sudah banyak yang merokok, sungguh memprihatinkan sekali. Apakah mereka sebagai orang tuanya tidak bisa mengontrol anaknya, sampai-sampai hal seperti itu bisa terjadi?

Nah, ternyata itu juga merupakan faktor penentu mengapa bangsa kita semakin terperosok. Orang tua zaman sekarang kebanyakan terlalu membebaskan anak-anaknya untuk melakukan sesuatu, sampai-sampai bocak SD saja sudah banyak yang merokok. Seharusnya mereka tahu bahwa lingkungan penentu yang pertama terciptanya karakter anak adalah lingkungan keluarga. Maka, sudah sepatutnya sebagai orang tua mendidik dan mengajarkan anaknya dengan baik, dan bukan hanya itu mereka harus lebih diajarkan agama lebih dalam karena melalui ajaran agama sendiri banyak mengajarkan tentang cara berperilaku yang baik dan benar.

Selain itu, apakah faktor penentu kemajuan bangsa hanya melalui itu saja? Tidak, faktor penentu lainnya terletak pada pemimpin bangsa kita sendiri. Jika ingin bangsa ini maju, benahilah dari dasarnya terlebih dahulu yaitu dari faktor diri sendiri, kemudian benahi juga karakter, moral, atau akhlak pemimpin bangsa ini. Selama ini akhlak para pemimpin kita semakin lama semakin merosot, walaupun tidak semua.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengamat Mochtar Lubis (alm), mantan wartawan Koran Indonesia Raya bahwa ternyata ciri-ciri orang Indonesia ada 7. Ceramah Mochtar Lubis tersebut melahirkan kontroversi. Timbul pro kontra. Soalnya ciri-ciri orang Indonesia lebih banyak jeleknya ketimbang baiknya. Sebagai bahan studi, ceramah Mochtar mempunyai nilai tersendiri. Makalah ceramahnya kemudian dibukukan. Hingga kini buku karyanya dijadikan rujukan oleh sejumlah ahli sosiologi. Namun banyak pula pakar sosiologi yang tak setuju dengan pengamatan Mochtar Lubis tersebut.

Pada tanggal 6 April 1977 beliau pernah berceramah di Taman Islamil Marzuki Jakarta yang berjudul Manusia Indonesia: Sebuah Pertanggungan Jawab. Intisari ceramahnya mengupas tentang ciri-ciri orang Indonesia. Ciri-ciri orang Indonesia menurut Mochtar Lubis yaitu:

1.Hipokrit, senang berpura-pura, lain di muka lain di belakang, suka menyembunyikan yang dikehendaki, karena takut mendapat ganjaran yang merugikan dirinya.

2.Segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya, putusan dan pikirannya. Atau sering mengalihkan tanggungjawab tentang sesuatu kesalahan dan kegagalan kepada orang lain.

3.Berjiwa feodalis, senang memperhamba pihak yang lemah, senang dipuji, serta takut dan tidak suka dikritik.

4.Percaya pada takhyul dan senang mengkeramatkan sesuatu.
5.Berjiwa artistik dan sangat dekat dengan alam.

6.Mempunyai watak yang lemah serta kurang kuat mempertahankan keyakinannya sekalipun keyakinannya itu benar. Suka meniru.

7.Kurang sabar, cepat cemburu dan dengki.

Tentu saja, dari ke-7 ciri orang Indonesia itu ada benarnya, tetapi tidak semua orang Indonesia memiliki ciri-ciri semacam itu. Kalau toh ada, tidak semua 7 ciri tersebut dimiliki oleh semua orang Indonesia. Atau sebagian orang memiliki sebagian dari ke-7 ciri tersebut. Yang jelas, jika semua orang Indonesia memiliki ke-7 ciri-ciri tersebut, Kebangkitan Nasional 1908 tidak mungkin ada, Sumpah Pemuda 1928 tidak mungkin ada, dan Revolusi Indonesia 1945 tidak mungkin ada.

Yang jelas, saat ini orang Indonesia banyak yang nyeleweng dari jatidirinya, dari cara hidupnya, dari filsafat hidupnya, yaitu Pancasila. Yang jelas, kehancuran negara dan bangsa ini akibat kesalahan para pemimpin kita terdahulu, yang membiarkan Indonesia tidak mampu mandiri. Tidak bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar